Rabu, 23 Oktober 2013

Ayo, Ber-Qurban!


Warga LDII di wilayah Kabupaten Sumedang melakukan penyembelih hewan kurba pada Idul Adha 1434 H, Selasa (15/10)  (Foto: Istimewa)

Saking pentingnya berqurban Rasulullah s.a.w mengecam seorang Muslim yang mampu namun tidak mau berqurban.

3123 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ، وَلَمْ يُضَحِّ، فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا»
__________
[حكم الألباني] حسن
… sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda: “Barangsiapa memiliki keluasan harta dan tidak mau menyembelih qurban maka jangan mendekat tempat shalatku”.
[Hadist Ibnu Majah No. 3123 Kitabul Adlohi]