Rabu, 04 Oktober 2017

DPD LDII Kabupaten Sumedang : Silaturahim dan Konsolidasi Organisasi


Kasat Binmas Polres Sumedang, Bapak AKP Pol. Armin Lase dan didampingi didampingi Ipda Pol Nuroni serta Ketua DPD LDII

Dalam rangka konsolidasi organisasi sekaligus ajang Silaturahim, DPD LDII Kabupaten Sumedang mengundang Polres Sumedang. Pihak kepolisian sebagai aparat yang bertugas sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan Kasat Binmas Polres Sumedang, Bapak AKP Pol. Armin Lase dan didampingi didampingi Ipda Pol Nuroni. Tema  tentang penguatan keamanan dan ketertiban di bidang dakwah diusung oleh DPD LDII Kabupaten Sumedang.   Pemberian materi kamtibmas ini dihadapan sejumlah pengurus DPD/PC/PAC sekabupaten Sumedang berjumlah 75 orang.

Audensi ke Kodim 0610 Sumedang

Dalam rangka menjalin komunikasi antara pemerintah (pemerintah, aparat TNI, Kepolisian, dsb) dan masyarakat di tingkat kabupaten, DPD LDII Kabupaten Sumedang mengadakan audiensi dan sosialiasi dengan anggota muspida Sumedang yakni dengan Kodim 0610 Sumedang.
Audiensi dan sosialisasi diadakan pada hari Senin, 25 September 2017  di Markas Kodim 0610 SMD Jl Pangeran Kornel No. 16 A Pasanggrahan Baru, Sumedang 45311.            .

Selasa, 15 Agustus 2017

Dirgahayu 72 Tahun Kemerdekaan RI

DPD LDII Kabupaten Sumedang dan PC-PC di Kabupaten Sumedang mengucapkan 
"Dirgahayu 72 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  (17 Agustus 1945-17 Agustus 2017):
 "Mari Kerja Bersama, Kuatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Rabu, 19 Juli 2017

Buka Puasa dengan Tokoh Pemerintah dan Masyarakat


Bapak Drs. Wawan Irawan, M.Pd. (Kantor Kemenag Kab. Sumedang) memberikan tausiah saat acara silaturahim dan buka puasa bersama.

Pengurus DPD LDII Kabupaten Sumedang  mengadakan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan tokoh pemerintah dan tokoh masyarakat.. Kegiatan ini diadakan  atas kerja sama DPD LDII Kabupaten Sumedang, pemerintah,  ormas Islam, dan masyarakat.

Tokoh pemerintah yang hadir adalah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat yaitu  Bapak Agus Suherman, S.Sos, M.Si. mewakili Bupati.  Hadir pula  Danramil Sumedang Utara, Bapak Kapten Inf. Dedi R. (mewakili Dandim 1610), Kapolsek Sumedang Utara, Bapak AKP Engkos  Koswara, SH (mewakili Kapolres) dan  Bapak Drs. Wawan Irawan, M.Pd. (Kantor Kemenag Sumedang).   

Jumat, 07 Juli 2017

Menjaga Keamanan Lingkungan


Tim Tarling Desa Nagrak berfoto bersama dengan Pengurus PC LDII Buahdua Sumedang.

Pada tanggal 12 Juni 2017 bertempat di Mesjid AL Fattah, jamaah LDII Buahdua Kabupaten Sumedang  kedatangan Tim Tarling (Tarawih Keliling) Desa Nagrak.  Bapak Hendra Juana (Sekretaris Desa) sebagai ketua.  Adapun Brigadir Pol. Bapak Tatang S (Babinkamtibmas),  Bapak Gugun MR (Kaur Perencanaan), Bapak  Dedi S (Kaur Umum) dan Bapak Oom Suhata (Kaur Dusun 2). 

Dalam sambutannya disampaikan oleh Babinkamtibmas, Bapak Brigadir Tatang S mengutarakan bahwa kita supaya menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, Jika terdapat permasalahan jangan sungkan segera melaporkan ke aparat berwenang. Jangan sanpai menunggu permasalahan semakin membesar.

Hadir saat itu,  Ketua PC LDII Buahdua,  Bapak  Ruhyat Sobana dan Sekretaris, Bapak Rohmawan. (d)

Senin, 03 Agustus 2015

LDII Serukan Kembali Menjadi Bangsa Bermoral

  
bukber bersama media
Jakarta (11/7). Kondisi bangsa Indonesia yang menunjukkan demoralisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengundang keprihatinan LDII. Di bidang politik, marak politik uang. Sementara itu penyelenggaraan pemerintahan masih diwarnai korupsi dan suap. Sementara dalam tataran sosial dan budaya, nilai-nilai barat dianggap sebagai modern dan mengabaikan kebijakan local dan nilai-nilai agama.

Ajakan itu diserukan Ketua DPP LDII Prasetyo Soenaryo dan Chriswanto Santoso, dalam acara buka bersama wartawan di Restoran Sinbad Petamburan, Jakarta Barat. Prasetyo Soenaryo menyebut ajakan kembali sebagai bangsa bermoral sebagai remoralisasi bangsa.

“Bersamaan dengan Ramadhan dan Idul Fitri, kami menyerukan remoralisasi bangsa. Mari dengan semangat Ramadhan memberikan kita semangat untuk peduli perbaikan moral bangsa, yang kini permisif. Kini sudah ada desakan agar pernikahan sejenis dibolehkan di negeri ini. Di sisi lain ada beberapa pihak yang mendorong agar pemenuhan hak-hak konstitusi untuk seseorang lebih utama dibandingkan dengan pelanggaran moral yang dilakukan oleh seseorang. Bisa jadi nanti ada orang yang bermoral rendah bisa menduduki jabatan publik yang strategis. Ini jelas kondisi yang memprihatinkan, dan seakan menyepelekan masalah moral bagi bangsa ini,” kata Prasetyo.